ML Dijual ke Savvy Games? Ini Fakta dan Dampaknya untuk Pemain Mobile Legends

Daftar Isi

Belakangan ini banyak yang bertanya-tanya: apakah ML dijual ke Savvy Games? Kabar ini ramai dibahas di forum gamer dan media teknologi. Buat kamu yang tiap hari push rank di Land of Dawn, wajar banget kalau penasaran. Tenang, kita bahas santai tapi tetap jelas.


ML Dijual ke Savvy Games? Ini Fakta dan Dampaknya untuk Pemain Mobile Legends

Siapa Sebenarnya Pemilik Mobile Legends?

Game Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dikembangkan dan dimiliki oleh Moonton. Nah, pada tahun 2021, Moonton resmi diakuisisi oleh raksasa teknologi asal Tiongkok, yaitu ByteDance.

Buat yang belum tahu, ByteDance adalah perusahaan yang juga punya TikTok. Jadi sejak 2021, secara resmi Mobile Legends berada di bawah naungan ByteDance lewat anak perusahaannya.

Lalu muncul pertanyaan: di mana posisi Savvy Games?

Apa Itu Savvy Games Group?

Savvy Games Group adalah perusahaan investasi game yang dimiliki oleh Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi. Mereka punya ambisi besar untuk menjadi pemain utama di industri game global.

Savvy Games dikenal karena melakukan berbagai akuisisi besar di industri gaming. Salah satu langkah paling mencolok adalah mengakuisisi Scopely pada tahun 2023 dengan nilai miliaran dolar. Scopely sendiri adalah publisher game mobile populer seperti Monopoly GO!.

Karena agresifnya Savvy Games dalam belanja perusahaan game, wajar kalau muncul spekulasi bahwa ML atau Moonton juga akan dijual.

Jadi, Apakah ML Dijual ke Savvy Games?

Sampai saat ini, tidak ada pengumuman resmi bahwa Mobile Legends atau Moonton dijual ke Savvy Games Group.

Pemilik resmi Mobile Legends tetap ByteDance melalui Moonton. Jadi kalau kamu cari informasi dengan kata kunci “ML dijual ke Savvy Games”, faktanya: belum ada transaksi seperti itu yang diumumkan secara publik.

Isu ini kemungkinan muncul karena:

  • Savvy Games memang sedang ekspansi besar-besaran.

  • Industri game mobile Asia sangat potensial.

  • Mobile Legends adalah salah satu game mobile paling sukses di dunia, terutama di Asia Tenggara.

Kenapa Mobile Legends Jadi Sorotan?

Mobile Legends bukan game kecil. Di Indonesia, Filipina, Malaysia, sampai Myanmar, MLBB sudah seperti budaya. Turnamen seperti Mobile Legends: Bang Bang World Championship (M-Series) selalu ramai ditonton jutaan orang.

Secara esports, ML juga kuat banget lewat liga seperti Mobile Legends Professional League Indonesia atau MPL Indonesia. Bahkan tim-tim esports besar hidup dari ekosistem MLBB.

Karena pengaruhnya besar, setiap kabar soal kepemilikan pasti langsung jadi bahan obrolan. Pemain khawatir soal:

  • Apakah server akan berubah?

  • Apakah sistem monetisasi makin mahal?

  • Apakah esports akan tetap didukung?

Itu semua pertanyaan yang wajar.

Kalau Sampai Dijual, Apa Dampaknya?

Ini masih sebatas analisis ya, bukan fakta yang sudah terjadi.

Kalau suatu saat ML benar-benar dijual ke Savvy Games atau investor lain, ada beberapa kemungkinan dampak:

1. Pendanaan Esports Bisa Makin Besar

Savvy Games punya dukungan dana besar dari Arab Saudi. Bisa jadi prize pool turnamen makin gede, liga makin profesional.

2. Ekspansi Global Lebih Agresif

Mobile Legends bisa didorong lebih kuat ke pasar Amerika atau Eropa yang selama ini didominasi game lain.

3. Risiko Perubahan Strategi

Setiap pemilik baru pasti punya visi sendiri. Bisa saja ada perubahan kebijakan monetisasi, skin pricing, atau sistem event.

Tapi lagi-lagi, ini semua masih spekulasi.

Kenapa Isu “ML Dijual ke Savvy Games” Ramai Dicari?

  • ML dijual ke Savvy Games

  • Mobile Legends dijual

  • Pemilik baru MLBB

  • Savvy Games beli ML

meningkat karena gamer ingin kepastian. Apalagi industri game global memang sedang panas dengan akuisisi besar-besaran.

Beberapa tahun terakhir kita lihat banyak perusahaan game berpindah tangan. Jadi wajar kalau komunitas langsung waspada saat ada rumor.

Fokus ke Game-nya Dulu

Daripada terlalu pusing mikirin siapa yang punya, mungkin yang lebih penting buat pemain adalah:

  • Apakah gameplay tetap seru?

  • Apakah update hero dan patch tetap rutin?

  • Apakah turnamen tetap berjalan?

Sejauh ini, Mobile Legends masih aktif melakukan update, merilis hero baru, skin kolaborasi, dan event besar. Ekosistem esports juga tetap jalan.

Artinya, dari sisi pemain, belum ada perubahan besar yang terasa akibat isu ini.

Kesimpulan: Jangan Mudah Termakan Rumor

Jadi, menjawab pertanyaan utama: ML dijual ke Savvy Games?
Sampai sekarang, belum ada bukti atau pengumuman resmi yang menyatakan hal tersebut.

Mobile Legends masih dimiliki oleh Moonton, yang berada di bawah ByteDance. Savvy Games memang aktif membeli perusahaan game, tapi ML bukan bagian dari daftar akuisisi yang diumumkan.

Sebagai gamer, penting untuk tetap update informasi dari sumber resmi. Jangan langsung panik hanya karena rumor di media sosial atau forum.

Yang jelas, selama kamu masih bisa login, push rank, dan teriak “GG bro!” setelah savage, berarti semuanya masih aman-aman saja.

Kalau nanti ada perubahan besar, pasti akan diumumkan secara resmi. Untuk sekarang? Fokus aja naik Mythic dulu.

Posting Komentar